|
Betapa hari-hari terus bergerak, merangkak, seperti gerakan dia di dalam perutku yang membengkak. Ini adalah hadiah ulangtahun kita di tahun 2004, selagi cinta tak bisa dibantah, di saat kita belum leluasa berciuman, di perjalanan kita yang membingungkan dan harus bolak-balik sampai tujuan. (sampai saat ini pun masih membingungkan). Cinta kita terlahir dari hirup yang menggebu, jilat liar yang tak terkendali, geliat pelan di atas bintang. Pada 12.17... Ahhhh akhirnya!... Dia laki-laki! Aku membayangkannya lahir dengan rambut setebal punyamu, menangis di tanganmu, tersentuh dahi nya oleh kelembutan bibirmu. Cintaku, Dida kesayanganku... |
| Leave a Comment: |